Dekan FTIK IAIN Batusangkar Lantik Pengurus 11 HMJ

 

Batusangkar- Setelah dilantiknya Lembaga tertinggi di Institut Agama Islam (IAIN) Batusangkar, Senat Mahasiswa (SEMA) Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Tingkat Institut dan Tingkat Fakultas Periode 2021.

Sekarang pengurus lembaga kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) pada Fakultas Fakukltas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, melantik ketua dan Pengurusnya dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19.

Sebelas Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang dilantik Langsung Dr. Adripen, M.Pd Dekan FTIK IAIN Batusangkar. dan dihadiri semua Wakil Dekan, Ketua Jurusan, Kabag dan Kasubbag Pada FTIK, Rabu 13 Januari 2020.

Dengan telah dilantiknya pengurus DEMA, SEMA dan HMJ pada FTIK IAIN Batusangkar, Wakil Rektor Bidang kemahasiswaan dan kerjasama Dr. Sirajul Munir, M.Pd. berharap adanya sinergi antara dunia Organisasi (lembaga kemahasiswaan) terutama dengan dunia akademik memiliki peranan penting dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.

“Karena dunia akademik, memerlukan sinergi dengan adanya lembaga kemahasiswaan yang ada di IAIN Batusangkar, terutama membagun jiwa-jiwa kepemimpinan, Karena program pendidikan dinilai memiliki peran besar untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, serta memberi solusi bagi mahasiswa, karena IAIN Batusangkar yang notabene yang akan melahirkan sarjana-sarjana pendidikan.” ujar Munir.

“Inilah mengapa pendidikan formal dan informal harus senantiasa mendapat perhatian khusus agar masa depan mahasiswa dapat terjamin. Bila tidak, maka akan menyebabkan ancaman serius terhadap keberlangsungan pendidikan di negara ini, lebih-lebih kita tengah menghadapi situasi Corona yang berpotensi mengancam sektor pendidikan.” sambungnya.

Dekan FTIK Dr. Adripen, M.Pd menyampaikan “FTIK sudah memiliki empat jurusan yang terakreditasi A, lima jurusan B dan dua jurusan yang masih tahap Akreditasi, ini perlu saya sampaikan kita harus mempertahankan yang sudah ada, dan yang masih B bagaimana menjadi A.”

“Di bidang prestasi, saya menyampaikan apa yang sudah saudara dapatkan sebelum ini, baik prestasi di tingkat nasional maupun Internasional harus di pertahankan, saya juga menargetkan 2021 s.d 2024 kita harus mengejar prestasi tingkat Internasional.” harap Dekan.

 

Share:

PER JANUARI 2021 EMPAT ORANG CPNS PERKUAT SQUAD FTIK

 

Batusangkar.- Setelah lama tertunda akibat pandemi COVID-19 akhirnya serangkaian seleksi dan penetapan CPNS 2019 selesai. Khusus CPNS IAIN Batusangkar dipanggil tanggal 04 Januari 2021 dan para CPNS tersebut resmi mengantor serta mulai melaksanakan tugas. Sebanyak 37 orang CPNS baru dari berbagai formasi dan jurusan tersebut menerima Nota Tugas langsung dari Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Sc didampingi para Wakil Rektor. Penyerahan Nota Tugas tersebut dilaksanakan di Auditorium Kampus I IAIN Batusangkar dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang tinggi.

Khusus Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan tahun ini mendapatkan empat orang CPNS. Semua CPNS tersebut mengisi formasi Calon Dosen untuk empat jurusan berbeda. Mereka adalah Dwivelia Aftika Sari, M.Pd (CPNS Dosen Pendidikan Kimia), Ratmiati, M.Pd (CPNS Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia), Sunarti, M.Pd (CPNS Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) dan Muspardi, M.Pd (CPNS Dosen Pendidikan Kewarganegaraan). 

Prosesi selanjutnya adalah penyerahan Nota Tugas Fakultas. Nota Tugas ini langsung diberikan oleh Dr. Gustina, M.Pd selaku Wakil Dekan Bidang Admistrasi Umum, Keuangan dan Perencanaan FTIK. Nota Tugas tersebut berisi posisi penempatan CPNS tersebut untuk melaksanakan tugas sebagai JFU. Hal ini dilakukan untuk mengisi kekosongan posisi Gugus Penjamin Mutu Fakultas dan Staff Pimpinan Fakultas karena adanya JFU yang pindah tugas menjadi CPNS di instansi lain (Vivi Ramdhani M.Si dan Rian Yohanas, M.Pd). Kedua JFU tersebut digantikan oleh Sunarti, M.Pd dan Muspardi, M.Pd. Khusus Muspardi, M.Pd juga merangkap sebagi JFU Sub bagian Admistrasi Umum dan Keuangan.  Selain itu, penambahan personil JFU pada posisi Sub bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni dengan menempatkan Ratmiati, M.Pd., sedangkan Dwivelia Aftika Sari, M.Pd ditempatkan sebagai JFU Jurusan  Bimbingan dan Konseling karena adanya rotasi JFU sebelumnya (Putri Yeni, S.Pd) ke bagian keuangan.

Selamat bergabung dan selamat bertugas. Semoga keempat CPNS baru ini mampu bekerjasama dan berkontribusi positif dalam memajukan FTIK serta IAIN Batusangkar. (Mimi-Humas)

 

 

Share:

AWALI TAHUN 2021, FTIK GELAR RAKER 2022

 

Batusangkar.- Memulai tahun 2021 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar langsung menggelar Rapat Kerja tentang Rencana Kegiatan dan Anggaran 2022. Kegiatan ini dilaksankan pada hari Senin, 4 Januari 2021. Bertempat di Room Meeting Gedung K, lt IV dan dibuka langsung oleh Dekan FTIK Dr. Adripen, M.Pd. Rapat tersebut membahas seluruh rencana kegiatan dan anggarannya yang akan dilaksanakan oleh setiap unit fakultas.Raker tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan mulai dari Dekan Dr. Adripen, M.Pd. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Masril, M.Pd.Kons, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. Gustina, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Elda Herlina, M.Pd, Kepala Bagian Tata Usaha Syafrinal S., S.Ag., SS., M.Kom., Kepala Sub Bagian Administrasi Umum dan Keuangan Riza Fatmawati, S.E., Kepala Sub Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Yulia Rahmi, S.Ag, seluruh Ketua Jurusan selingkup FTIK dan para kepala laboratorium FTIK. Rapat kerja tahunan ini dilakanakan secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang tinggi.

Raker ini adalah kegiatan final penyusunan RKA pada tingkat fakultas. Sebelumnya setiap ketua jurusan dan kepala laboratorium selingkup FTIK telah membuat draf RKA masing-masing. Point-point draf RKA tersebut memggambarkan rancangan dan rencana yang akan dilaksanakan oleh masing-masing jurusan dan laboratorium dan anggaran biaya yang dibutuhkan, pihak-pihak yang terlibat serta sarana dan prasarana yang akan digunakan untuk melaksanakannya. Hal terpenting dalam penyusunan tersebut adalah setiap point yang dirancang selalu berbasis pada Sembilan Kriteria Akreditasi. Rapat yang dipimpin oleh Dr. Gustina, M.Pd selaku Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Keuangan dan Perencanaan dilanjutkan dengan presentasi draf RKA dari setiap Ketua jurusan dan kepala laboratorium. Hasil presentasi tersebut kemudian dikaji dan dibahas untuk disahkan pada tingkat fakultas. RKA yang telah disetujui dan disahkan pada Raker ini akan diajukan pada RAKER tingkat institut.
 
Segenap peserta RAKER RKA ini mengikuti dengan antusias. Segenap unsur pimpinan dan peserta berkomitmen untuk menghasilkan RKA yang selalu berbasis Sembilan Kriteria Akreditasi. Selain itu, pimpinan dan peserta RAKER juga memfokuskan setiap point RKA tersebut mampu mengejewantahkan RENSTRAN FTIK untuk mencapai visi dan misi terbaru dari fakultas dan institut. (Mimi-Humas)

 

Share:

Menuju Fakultas Excellent Nan Sholeh, FTIK IAIN Batusangkar Susun Renstra 2020-2024

 

Batusangkar-, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar menyelenggarakan kegiatan penyusunan Renstra tahun 2020-2024. Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FTIK Dr. Adripen, M.Pd, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Masril M.Pd, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Gustina, M. Pd, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Elda Herlina, M.Pd. Penyusunan Renstra FTIK ini dibuka langsung oleh Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Sc. Turut didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Ridwal Trisoni, M.Ag Kegiatan yang dilaksanakan di Denai Royal Hotel Bukittinggi selama 3 hari mulai dari tanggal 26-28 November 2020 ini melibatkan juga melibatkan Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Sub Bagian Keuangan dan BMN Perencanaan, Kepala Sub Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Kepala LPM dan beberapa Ketua Jurusan di FTIK. 

 

Secara umum, penyusunan Renstra ini menggagas rencana yang akan dicapai FTIK selama empat tahun ke depan. Hal ini dituangkan dalam visi, misi dan tujuan FTIK IAIN Batusangkar tahun 2020-2024. Rencana tersebut dirumuskan beserta langkah-langkah strategis untuk mewujudkannya.Dalam hal perumusan visi, misi dan tujuan fakultas tersebut mengacu kepada Renstra IAIN Batusangkar terbaru dan yang terpenting merujuk kepada visi, misi dan tujuan Kementerian Agama RI. Visi, misi dan tujuan yang terdapat dalam Renstra tersebut akan diajukan dalam rapat Senat untuk disetujui dan disahkan.


Beberapa rencana strategis yang digagas dalam penyusunan Renstra tersebut. Diantaranya lebih membumikan moderasi beragama, penciptaan bursa efek kerja bagi alumni, peningkatan recognisi dosen dalam bidang penelitian dan penulisan artikel bereputasi, menjadikan jurnal Ta’dib sebagai jurnal bertaraf internasional yang terindeks Scopus serta melaksanakan program exchange Dosen dan Mahasiswa di dalam maupun luar negeri. (Mimi-Humas)

Share:

FTIK terima beasiswa KIP Kuliah tahun 2020 secara langsung.

Senin, 14 Desember 2020, Batusangkar. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar melaksanakan acara penyerahan bagi mahasiswa baru terpilih penerima beasiswa KIP Kuliah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara langsung atau luring yang menghadirkan 20 orang perwakilan Mahasiswa. Penyerahan ini dihadiri oleh  Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Ridwal Trisoni, S,Ag, M.Pd, didampingi Wakil Rektor III Bidang Kerjasama dan Alumni Dr. Sirajul Munir, M.Pd, Wakil Dekan III Bidang Kerjasama dan Alumni selingkup IAIN Batusangkar dan jajaran Ketua Jurusan.

Pelaksanaan acara ini berlangsung di Gedung K lantai IV FTIK dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk dalam gedung, dan menjaga jarak satu sama lain (Mimi-Humas).

Share:

TUTUP TAHUN 2020, FTIK SUKSES IKUTI AMI

Batusangkar.- Dalam rangka menjamin mutu internal setiap jurusan, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Batusangkar melaksanakan Audit Mutu Internal. Audit Mutu Internal ini dilakukan pada setiap jurusan atau program studi yang ada di IAIN Batusangkar termasuk seluruh jurusan yang ada di FTIK. Sebanyak sebelas Jurusan dibawah naungan FTIK mengikuti audit tersebut selama dua minggu mulai dalam rentang tanggal 14 hingga tanggal 28 Desember 2020. Sebelum hari H audit untuk masing-masing jurusan, setiap ketua jurusan dan JFU diberikan waktu selama seminggu untuk mengumpulkan seluruh dokumen serta menyempurnakan sistem arsip jurusan  sebagai evidence aktivitas yang telah dilakukan selama tahun 2020. Setelah itu, setiap jurusan memiliki jadwal khusus dan tersendiri. Lama pelaksanaan audit tersebut bervariasi setiap jurusan dengan jadwal audit maksimal selama 2 hari serta masing-masing jurusan di audit oleh dua orang auditor. Terdapat 67 butir pertanyaan yang mencakup sembilan kriteria akreditasi yang harus dipenuhi oleh jurusan. Sistem pelaksanaan AMI ini sama dengan pengajuan Akreditasi yaitu sebelum pelaksanaan Audit secara langsung, seluruh dokumen dan evidence sudah harus disubmit oleh Ketua Jurusan dan JFU melalui link Google Form pada Google Drive yang telah dibuat oleh LPM untuk dianalisis terlebih dahulu oleh Auditor, sehingga pada jadwal audit yang sudah ditetapkan auditor hanya melakukan konfirmasi kepada Auditee dan menetapkan nilai terhadap jawaban dari Auditee tersebut. Alhamdulillah, sebelum libur akhir tahun 2020 semua jurusan tersebut telah selesai diaudit.

Audit Mutu Intenal ini bertujuan untuk melihat dan menilai mutu internal setiap jurusan. Pada saat pelaksanaan audit, auditor mengevaluasi serta menilai keterlaksanaan siklus PPEPP dalam pelaksanaan dan penyelenggaran jurusan berdasarkan Sembilan kriteria akreditasi. Selain meng-audit, para Auditor juga memaparkan informasi terkini seputar Kebijakan Nasional Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), dilanjutkan dengan proses pembuatan dokumen PPEPP, proses evaluasi dan strategi dalam penyusunan borang akreditasi dengan Sembilan kriteria. Dimana borang akreditasi dengan Sembilan kriteria yang sudah diberlakukan memiliki perbedaan yang signifikan terhadap akredirasi lama (7 Standar).

Dalam penjelasannya para auditor menekankan bahwa pelaksanaan siklus PPEPP yang menjadi bagian dari SPMI adalah suatu keharusan dalam penyelenggaraan aktivitas setiap jurusan. Hal ini disebabkan pelaksanaan siklus PPEPP tersebut merupakan kunci dari penjaminan mutu internal suatu jurusan yang akan berdampak terhadap kualitas jurusan tersebut. Menurut para Auditor, ada atau tidak adanya pengajuan Akreditasi setiap jurusan harus melaksanakan siklus PPEPP dalam setiap kegiatan sehari-hari. Pelaksanaan Siklus PPEPP wajib dijadikan sebagai budaya kerja civitas jurusan setiap hari bukan hanya dalam rangka melaksanakan Akreditasi. Jika telah membudayanya siklus PPEPP dalam pola kerja setiap civitas jurusan, fakultas dan institut maka mutu dari organisasi dapat terjamin dan berkualitas, serta akreditasi hanya sebagai bonus dari kerja bersiklus PPEPP tersebut. (Mimi-Humas)

Share: